Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Home / Berita / Bangga! TNI AD Menjadi Juara Umum Menembak AASAM 2016 di Australia

Bangga! TNI AD Menjadi Juara Umum Menembak AASAM 2016 di Australia

Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan menjadi juara umum menembak tingkat internasional di Puckapunyal Millitary Range, Victoria, Australia. Ajang lomba tembak bergengsi tersebut berlangsung selama 16 hari, mulai 3 hingga 19 Mei 2016.

Kegiatan lomba tembak internasional itu diselenggarakan oleh Angkatan Darat Australia (Royal Australian Army) yang bertajuk Australian Army of Skill Arms at Meeting (AASAM).

AASAM mulai diselenggarakan pada tahun 1984 di Singleton Pusat Pendidikan Infanteri Angkatan Darat Australia. Materi yang diperlombakan meliputi Senapan, Senapan Otomatis (SO), Pistol dan Sniper. Indonesia sendiri baru bergabung dalam lomba tembak AASAM pada tahun 1996/1997.

Sejak tahun 2008, TNI AD selalu menjadi juara umum lomba tembak AASAM. Lebih membanggakan lagi karena senjata yang digunakan TNI AD dalam lomba tembak tersebut merupakan senjata buatan dalam negeri.

TNI AD juara umum menembak di australia 2016

“Selama berpartisipasi pada Lomba Tembak AASAM, TNI AD senantiasa menjadi juara umum sejak pertandingan di Puckapunyal 2008, dengan menggunakan senjata jenis SS-2 V4 buatan PT. Pindad yang merupakan senjata organik pasukan Kostrad,” ujar Kolonel Czi Berlin.

Lomba menembak AASAM 2016 di Australia diikuti oleh 20 negara, di antaranya Amerika Serikat, Prancis, Kanada, Inggris, Australia, Tiongkok, Jepang, Uni Emirat Arab, Papua Nugini, Malaysia, Singapura, Korea Selatan, dan Indonesia.

Kepala Bidang Penerangan Umum (Kabidpenum) Puspen TNI Kolonel Czi Berlin G, di Mabes TNI Cilangkap, Jumat, mengatakan bahwa TNI AD keluar sebagai Juara Umum AASAM tahun 2016 setelah meraih 23 medali emas dari 50 medali emas di berbagai materi lomba tembak yang diperebutkan.

Sumber: Antaranews.com, gambar : Viva.co.id

About Husni Cahya Gumilar

Tetangga mengenal saya sebagai Guru Honorer, Blogger, Traveler & Web Developer. Dulu saya manis semanis dodol Garut, tapi sekarang imut seimut domba Garut. Ya, orang Garut memang manis dan imut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*