Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!
Home / Islami / Terungkap, Ini Alasan Rasulullah SAW Melarang Makan dan Minum Sambil Berdiri

Terungkap, Ini Alasan Rasulullah SAW Melarang Makan dan Minum Sambil Berdiri

Makan dan minum sambil berdiri merupakan kebiasaan yang tidak sesuai ajaran Islam karena bertentangan dengan sunnah Rasulullah SAW. Namun akhir-akhir ini kebiasaan makan dan minum sambil berdiri atau sering disebut standing party seolah menjadi gaya hidup modern. Coba tengok pesta pernikahan di gedung-gedung, atau iklan makanan dan minuman di televisi, makan dan minumnya sambil berdiri, pakai tangan kiri pula.

Kebenaran sudah disamarkan, orang yang makan dan minum mengucap bismillah, sambil duduk dan menggunakan tangan kanan hampir dianggap ketinggalan zaman atau tidak kekinian. Sehingga dia tidak percaya diri kalau tidak makan atau minum sambil berdiri.

Adab Makan dan Minum Rasulullah SAW

Hendaknya duduk dengan tawadhu’, yaitu duduk di atas kedua lututnya atau duduk di atas punggung kedua kaki atau berposisi dengan kaki kanan ditegakkan dan duduk di atas kaki kiri. Hal ini sebagaimana posisi duduk Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam yang didasari dengan sabda beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam:

“Aku tidak pernah makan sambil bersandar, aku hanyalah seorang hamba, aku makan sebagaimana layaknya seorang hamba dan aku pun duduk sebagaimana layaknya seorang hamba.” [HR. Al-Bukhari no. 5399]

(sumber: https://almanhaj.or.id/4005-adab-adab-makan-dan-minum.html)

Alasan Rasulullah SAW Melarang Makan dan Minum Sambil Berdiri

kenapa rasulullah melarang makan dan minum sambil berdiri

Dari Anas r.a. dari Nabi saw.: “Bahwa ia melarang seseorang untuk minum sambil berdiri”. Qatadah berkata, “Kemudian kami bertanya kepada Anas tentang makan. Ia menjawab bahwa hal itu lebih buruk.”

Air yang diminum akan disalurkan para penyaringan yang berada di ginjal. Jika minum sambil duduk, air yang masuk akan disaring oleh suatu struktur maskuler (berotot) yang disebut sfringer. Sedangkan jika minum sambil berdiri, air otomatis masuk kandung kemih tanpa disaring lagi sehingga terjadi pengendapan di ureter.

Makan dan minum sambil berdiri juga bisa menyebabkan jatuhnya cairan atau makanan dengan keras ke dasar usus. Apabila ini terjadi secara terus menerus, maka bisa mengakibatkan jatuhnya usus.

Penyakit yang mungkin timbul akibat makan dan minum sambil berdiri antara lain susah kencing karena adanya penyumbatan pada saluran ureter, disfungsi pencernaan, disfungsi saraf (vagal inhibition) untuk mengantarkan detak mematikan ke jantung, sehingga bisa menyebabkan pingsan atau mati mendadak.

Semoga bermanfaat, silakan bantu share. Terima kasih.

Dikutip dari berbagai sumber.

About Husni Cahya Gumilar

Tetangga mengenal saya sebagai Guru Honorer, Blogger, Traveler & Web Developer. Dulu saya manis semanis dodol Garut, tapi sekarang imut seimut domba Garut. Ya, orang Garut memang manis dan imut.

2 comments

  1. tapi sayangnya dewasa ini semakin sedikit orang yang memahami hal ini, minum dan makan berdiri bukan hal yang aneh lagi. parahnya aku minum sambil jongkok karena gak ada tempat duduk dianggapnya orang primitif dan jadi bahan ketawaan.

    • Husni Cahya Gumilar

      Nah itu dia kang, yang benar malah dianggap primitif. Sedangkan yang salah dianggap modern.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*