Sejarah Perkembangan Komputer dari Generasi ke Genarasi

Sejarah perkembangan komputer dari generasi ke genarasi – Istilah komputer berasal dari kata to compute yang artinya menghitung. Mempelajari sejarah komputer tidak lepas dari sejarah alat hitung. Hal ini karena pada prinsipnya komputer itu sama dengan alat hitung.

Sejarah perkembangan komputer berawal sejak dikenalnya suatu alat hitung analog sederhana yang disebut sempoa. Alat hitung ini berkembang hingga ditemukannya slide rule pada tahun 1961.

Alat hitung semakin berkembang dengan diciptakannya kalkulator roda numerik oleh Blaise Pascal. Alat itu dinamakan Pascaline. Pascaline berupa kotak persegi dengan menggunakan delapan roda putar bergerigi untuk menjumlahkan bilangan hingga delapan digit. Alat ini merupakan alat penghitung berbasis sepuluh.

Pada tahun 1964, seorang matematikawan dan filsuf Jerman, Gottfred Wilhem von Libniz memperbaiki Pascaline dengan membuat mesin yang dapat melakukan operasi perkalian dan pembagian. Alat ini dikenal dengan nama Leibmitz Calculation Machine.

Sejarah Perkembangan Komputer dari Generasi ke Genarasi

Awal mula komputer yang sebenarnya dibentuk oleh seorang professor matematika Inggris, Charles Babbage. Babage membuat mesin diferensial (difference engine) yang digunakan untuk melakukan perhitungan persamaan diferensial.

Dengan menggunakan tenaga upa, mesin tersebut dapat menyimpan program dan melakukan kalkulasi serta mencetak hasilnya secara otomatis. Setelah bekerja selama sepuluh tahun, Babbage membuat komputer general purpose yang pertama, yang disebut Analytical Engine. Analytical Engine merupakan alat komputasi pertama yang menggunakan kartu yang dilubangi untuk menyimpan data.

Herman Hoolerith pada tahun 1890 dari Biro Sensus Amerika berhasil menciptakan mesin punched card counting yang menggunakan punch card (kartu perforasi / berlubang-lubang) sebagai media datanya. Penemuan punch card sebagai media datanya ini merupakan penemuan yang gemilang dalam sejarah komputer.

Pada tahun 1944 Howard Aiken dari Harvard University yang bekerja sama dengan International Bussiness Machine (IBM), berhasil membuat sebuah mesin komputer yang mampu melaksanakan serangkaian operasi aritmatika secara otomatis. Mesin ini dinamakan Mark I.

Seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, komputer pun mengalami kemajuan. Bentuk fisik komputer dari waktu ke waktu semakin kecil dan penggunaan daya pun semakin hemat.

Perkembangan teknologi komputer dapat dikelompokkan sebagai berikut.

#1. Komputer Generasi Pertama

Komputer generasi pertama dikembangkan pada saat perang dunia II. Komputer generasi ini memiliki ciri bahwa sistem operasi dibuat secara spesifik untuk suatu tugas tertentu. Setiap komputer memiliki program kode biner yang berbeda yang disebut bahasa mesin (machine language). Hal ini menyebabkan komputer sulit untuk diprogram dan membatasi kecepatannya.

Komputer pada generasi ini membutuhkan banyak daya. Contohnya adalah Electronic Numerical Integrator and Computer (ENIAC yang membutuhkan daya 16 kW. Ciri lain dari komputer gernerasi pertama adalah penggunaan tube vakum yang membuat komputer pada masa tersebut berukuran sangat besar. Selain itu, komputer pada masa itu pun memiliki silinder magnetik yang digunakan untuk menyimpan data.

Yang termasuk komputer generasi pertama adalah Mark I, Mark II, Mark III, IBM 702, IBM 709, Eniac, Edvac, UNIVAC I, UNIVAC II, Datamatic 1000, CRC, NCR 102A, NCR 102D, Bicmac dan Bizmac II.

#2. Komputer Generasi Kedua

Pada komputer generasi kedua, tube vakum telah diganti oleh transistor. Akibatnya, ukuran komputer berkurang drastis. Pada komputer generasi kedua telah terjadi pula pengembangan memori anti magnetik yang membantu pengembangan komputer menjadi lebih kecil, lebih cepat, lebih dapat diandalkan, dan dapat lebih menghemat energi dibanding pendahulunya.

Komputer generasi kedua menggantikan bahasa mesin dengan bahasa assembly. Bahasa assembly adalah bahasa yang menggunakan singkatan-singkatan untuk menggunakan kode biner.

Komputer generasi kedua telah memiliki komponen-komponen yang dapat diasosiasikan dengan komputer pada saat ini, seperti printer, penyimpanan dalam disket, memori, sistem operasi dan program.

Pada masa ini juga mulai bermunculan beberapa bahasa pemrograman. Bahasa pemrograman ini menggantikan kode mesin yang rumit dengan kata-kata, kalimat dan formula matematika yang lebih mudah dipahami oleh manusia. Bahasa pemrograman yang bisa digunakan adalah Common Business-Oriented Language (COBOL) dan Formula Translator (FORTRAN).

Seiring dengan itu, berbagai macam karir baru, seperti programer, analysis, dan ahli sistem komputer bermunculan.

Yang termasuk komputer genegasi kedua adalah LARC, IBM 1401, UNIVAC III, UNIVAC SS80, UNIVAC SS90, UNIVAC 11707, Burroughs 200, IBM 7070, IBM 7080, IBM 1400, IBM 1600, NCR 300, Honeywell 400, Honeywell 800, CDC 1604, CDC 160A, GE 635, GE 645 dan GE 200.

#3. Komputer Generasi Ketiga

Komponen transistor yang digunakan pada komputer generasi kedua digantikan dengan integrated circuit (IC). Hal ini karena transistor menghasilkan panas yang cukup besar yang dapat merusak bagian-bagian internal komputer. IC mengkombinasikan tiga komponen elektronik dalam sebuah piringan silikon kecil yang terbuat dari pasir kuarsa.

Ilmuwan pun berhasil memasukkan lebih banyak komponen ke dalam suatu chip tunggal yang disebut semi konduktor. Akibatnya komputer menjadi semakin kecil.

Kemajuan komputer pada generasi ketiga lainnya adalah penggunaan sistem operasi (operating sistem). Sistem operasi ini memungkinkan mesin untuk menjalankan berbagai program yang berbeda secara serentak dengan sebuah program utama yang memonitor dan mengkoordinasikan memori komputer. Selain itu, komputer pada generasi ketiga juga memiliki ciri harga yang lebih murah dan penggunaan listrik yang lebih hemat.

Yang termasuk komputer generasi ketiga adalah UNIVAC 1109, UNIVAC 9000, Buuroughs 5700, Buuroughs 6700, Buuroughs 7700, DE 600, GE 235, CDC 3000, CDC 6000, CDC 7000, PDP-8 dan PDP-11.

#4. Komputer Generasi Keempat

Pada generasi ini, tujuan pengembangan komputer adalah mengecilkan ukuran sirkuit dan komponen-komponen elektrik. Komputer sudah menggunakan Large Scale Integration (LSI). LSI dapat membuat ratusan komponen dalam sebuah chip.

Kemampuan untuk memasang banyak komponen dalam chip telah mendorong menurunnya harga komputer. Hal tersebut juga meningkatkan daya kerja, efisiensi dan kehandalan komputer.

Ciri lain yang dimiliki komputer pada generasi keempat adalah dikembangkannya kompoter mikro yang menggunakan micro processor dan semiconductor yang berbentuk chip untuk memori komputer.

Pada masa ini juga IBM mulai memperkenalkan personal computer (PC) untuk penggunaan di rumah, kantor dan sekolah. Komputer pun melanjutkan evolusinya menuju ukuran yang lebih kecil, dari komputer yang ada di atas meja (desktop computer) menjadi komputer yang dapat dimasukkan ke dalam tas (laptop), atau bahkan komputer yang dapat digenggam (palmtop). Selain IBM, perusahaan Apple-Macintosh mempopulerkan sistem grafis pada komputernya. Macintosh pun memperkenalkan penggunaan piranti mouse.

Yang termasuk komputer generasi keempat adalah IBM 370, Apple II, IBM PC/XT, IBM PC/AT, IBM PS/2, IBM PC/386, IBM PC/486, Pentium, Pentium II, Pentium III, Pentium IV, AMD k6, dan Athlon.

#5. Komputer Generasi Kelima

Komputer generasi kelima masih dalam pengembangan. Komponen yang digunakan adalah VLSI (very large scale integration). Komputer pada generasi ini akan dikembangkan kepada komputer yang dapat menerjemahkan bahasa manusia, bercakap-cakap dengan manusia, dan dapat melakukan diagnosa penyakit dengan lebih akurat. Selain itu, komputer ini juga diramalkan dapat berpikir dan mempunyai perasaan seperti manusia.

Betulkah? Wallahu ‘Alam.

Demikian sejarah perkembangan komputer dari generasi ke genarasi, semoga bermanfaat dan menamba

Leave a Reply

*