Home / Ilmu Sipil / Rumus 2: Cara Menghitung Jumlah Semen Untuk Jalan Rabat Beton

Rumus 2: Cara Menghitung Jumlah Semen Untuk Jalan Rabat Beton

Rumus 2: cara menghitung jumlah semen untuk jalan rabat beton – Kebutuhan semen untuk pembangunan jalan dengan kontruksi rabat beton tentunya berbeda dengan kebutuhan semen untuk pembangunan tembok penahan tanah (TPT), pondasi atau bendungan. Ada rumus khusus untuk menghitung campuran beton, berapa zak semen, berapa pasir dan berapa split.

Tujuan menghitung jumlah semen untuk jalan rabat beton atau pembangunan suatu benda dari beton bertujuan agar kualitas pekerjaan sesuai dengan yang diinginkan, sehingga bisa kuat, tahan lama dan tidak mudah rusak.

Berat semen per zak pada umumnya adalah 40 kg/ zak dan 50 kg/ zak. Keduanya boleh digunakan untuk campuran beton, tentunya dengan rasio yang berbeda. Rasio beton yang sering dipakai di lapangan adalah campuran 1:2:3 dan 1:2:4.

Cara menghitung jumlah semen untuk jalan rabat beton

cara menghitung jumlah semen

Rasio campuran beton ini sudah ditentukan oleh perancang. Rumus cara menghitung jumlah semen untuk pembangunan jalan rabat beton dalam artikel ini diambil dari penggunaan rumus 7 dalam modul pelatihan Kader Teknik PNPM Mandiri Perdesaan tahun 2011.

Rasio beton 1:2:3 lebih kuat daripada 1:2:4, namun untuk banyak bangunan yang tidak memerlukan kekuatan yang tinggi seperti pekerjaan rabat beton dan fondasi, campuran 1:2:4 ini cukup kuat.

Rasio 1:2:3 atau 1:2:4 merupakan perbandingan volume bahan antara semen PC : pasir : split (batu pecah kecil) yang dipakai untuk membuat beton. Takarannya boleh menggunakan ember, dolak atau sejenisnya. Misalnya, jika menggunakan campuran 1:2:3 dengan ember maka untuk setiap 1 ember semen, harus ditambah 2 ember pasir dan 3 ember batu split dan sejumlah air bersih.

Untuk mempermudah menghitung jumlah semen yang dibutuhkan untuk pembangunan rabat beton, boleh menggunakan rumus di bawah ini:

Rasio Beton Jumlah zak semen PC yang dibutuhkan untuk rabat beton (per 1 m3 beton)
40 kg / zak 50 kg / zak
1:2:3 9,5 7,5
1:2:4 8,0 6,5
1:3:5 6,5 5,6

Contoh :

Pembangunan rabat beton sepanjang 100 meter, lebar 60 cm dan tebal 15 cm dengan campuran 1:2:4 memakai zak semen yang 50 kg/zak, maka cara menghitung jumlah semen, pasir dan batu splitnya adalah sebagai berikut:

#1. Langkah pertama

Langkah pertama adalah menghitung volume jalan yang akan dibangun dengan rumus panjang x lebar x tinggi (tebal). Karena satuan pada contoh di atas berbeda, maka terlebih dahulu harus menyamakan satuannya dari cm ke meter dengan cara dibagi 100.

Maka volumenya adalah : panjang 100 meter x lebar 0,60 meter x tebal 0,15 meter = 9,0 M3

#2. Langkah kedua

Setelah diketahui berapa volume rabat beton yang akan dibangun, langkah berikutnya adalah menghitung jumlah semen, dengan memperhatikan tabel rasio dan kebutuhan semen pada tabel di atas.

Kebutuhan semen untuk campuran 1:2:4 dengan zak yang 50 kg/ zak adalah 6,5 zak per tiap 1 M3. Maka jika volume rabat beton 9,0 M3, rumusnya adalah 9,0 M3 x 6,5 zak/M3  = 58,5 zak. Berarti kebutuhan semen untuk pembangunan rabat beton dengan volume 9,0 M3 adalah 59 zak (dibulatkan).

Itulah rumus menghitung jumlah semen untuk pembangunan jalan rabat beton, semoga bermanfaat.

Baca juga : Rumus 1 : Cara Mengukur Debit Air Dengan Alat Sederhana

About Husni Cahya Gumilar

Husni Cahya Gumilar

Blogger Garut, Jawa Barat. Lembur banjar karang pamidangan pituin ti Banjarwangi.

4 comments

  1. Kalau perbandingan nya 1 semen 2 batu 3 pasir gmna gen??

  2. kalau menggunakan media ember 25 kg berapa ember pasir dan kerikil dalam 1sak

    • Husni Cahya Gumilar

      Mas Yadi coba aja hitung dulu, 1 sak kalau dituangkan ke dalam ember ukuran 25kg jadinya berapa ember. Kalau (misalnya) 1 sak jadi 2 ember @25 kg, maka tinggal kalikan aja ke rasio. Misalnya pake rasio 1:2:4, maka 1 sak semen : 4 ember pasir : 8 ember split

  3. kl pasir sm spritnya gmn hitungnya,,,?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *