Metode Baca Efektif Anti Lupa

Metode Baca Efektif Anti Lupa. Metode baca ini mengajarkan cara membaca buku dengan lebih mudah paham, menguasai dan menangkap keseluruhan ide dalam buku secara utuh. Bukan hapalan. Bukan “baca cepat”. Membaca mah untuk pahami isi buku, bukan sekadar cepat, ya kan.. Tapi jika lebih cepat mengerti isi buku, ya cepet juga bacanya.

Karena metode ini ngajarin kita membedah struktur gagasan dalam buku, menangkap intinya dan nyantolin ke otak. Nah, gimana tu…

Gini.. perhatiin ya..

Pada prinsipnya gagasan yang disajikan dalam buku, yang seolah-olah banyak itu adalah ‘gagasan yang sedikit, namun dijabarkan agar mudah dipahami pembaca. Dan penjabaran ini didistribusikan ke dalam bagian dan atau bab, sub bab dan seterusnya dengan kalimat-kalimat penjelas. Jadinya ya banyak… padahal dikit.

Nah, inti gagasan ini yang ditangkap beserta strukturnya. Nah, struktur buku tu apaan….

Terusin baca deh.. Biar gampang mberesin buku tanpa puyeng..

Saya dah mempraktikkan sendiri dan buat anak-anak saya sejak mereka SMP (sekarang mah dah kuliah mereka, si kakak di China, si adek di Malaysia). Saya bilang, metode ini “menggenggam segepok ide” yang disuguhin buku. Teknik menangkap dan menguasai struktur ide membuat pembaca buku menemukan bingkai utuh, sehingga kegiatan baca jadi “menemukan rohnya”, gak bosenin, gak bikin ngantuk, karena dah bisa nangkep intinya.

Nah, sekaligus metode ini juga melatih memori otak secara keseluruhan, karena metode ini bergerak meluncur ke seluruh arena buku atau memindai seluruh teks, kemudian bergerak ke tiap-tiap bagian atau bab, sub-bab, melakukan penandaan kata-kata penting beserta pemetaannya, dan menangkap keterkaitan antar bagian/bab. Nanti jelasnya di bawah ya… Sabar, kudu dijelasin maksudnya dulu biar ntar nangkepnya gampang.

Metode Baca Efektif Anti Lupa

Metode ini namanya metode PQRST.

Pernah dengar? Saya jabarkan secara teknis, runtut dan jelas sehingga ntar prakteknya gampang.

Metode PQRST ini mengandalkan 3 prinsip dasar untuk memahami isi buku atau teks dengan sekaligus meningkatkan daya ingat yakni mengorganisasikan materi, menguraikan materi dan melatih pengingatan.

Metode PQRST ini pada prakteknya, ada 5 langkah: P-Q-R-S-T kayak namanya.

PQRST adalah Preview (peninjauan), Question (pertanyaan), Read (membaca), Self-recitation (pengulangan sendiri,  menceritakan kembali), Test (tes, uji) adalah satu rangkaian langkah yang diterapkan pada keseluruhan isi buku (lihat keterangan setelah langkah-langkah P-Q-R-S-T di bawah).

Pada langkah paling awal, dimulai dengan ‘melihat buku secara keseluruhan dan utuh’, yaitu dengan membaca sekilas saja keseluruhan buku.

Mengapa? Karena pada prinsipnya, buku adalah ‘organisasi-ide’ yang disuguhkan oleh penulisnya. Hanya ada sedikit ide saja, namun jika disajikan secara langsung-penuh, akan sulit dipahami.

Karenanya, dipecah-pecah dalam beberapa bagian atau bab, dan dari bagian atau bab tersebut dijabarkan lagi detilnya sehingga menjadi banyak dan tebal tuh bukunya… Padahal aslinya, idenya cuman dikit doank…. hehe… 🙂

Langkah paling awal ini adalah langkah P (Preview). Nah ini nih langkah-langkah prakteknya berikut penjelasannya.

Langkah 1
adalah P – Preview (Tinjau), maksudnya meninjau isi buku atau teks.

Langkah 2
adalah Q – Question (Pertanyaan), maksudnya menyusun pertanyaan.

Langkah 3
adalah R – Read (Membaca), maksudnya membaca buku atau teks.

Langkah 4
adalah S – Self-recitation (Pengulangan sendiri), maksudnya ‘menceritakan kembali’ isi buku (hati-hati, BUKAN
“Summary” lho ya… 🙂 ).

T
– Test (Uji), maksudnya melakukan tes atau uji atas langkah-langkah PQRS.

Okay… kita bahas satu per satu ya….

Langkah-langkah metode PQRST…

  1. Preview (P)
    Lakukan peninjauan pada seluruh bab dalam buku untuk memperoleh gagasan tentang topik utama (baca sekilas). Lakukan dengan membaca secara garis besar saja, tidak perlu mendetail, Tahap Preview ini mengajari anda: tinjauan tentang topik yang ditemukan dalam bab dan bagaimana topik-topik itu disusun.
  2. Question (Q).
    Mengubah judul topik yang di-Preview menjadi rumusan satu atau beberapa pertanyaan yang dapat anda jawab nanti pada saat membaca bagian buku tersebut (langkah R). Buatlah catatan kecil untuk pertanyaan-pertanyaan ini.
  3. Read (R):
    bacalah tiap-tiap bagian secara cermat untuk mencari makna-nya. Sambil membaca, cobalah untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang tadi muncul pada langkah Q.
  4. Self-recitation
    (bukan “Summary”.. Kalau “summary” mah ada di bagian Preview tadi… 🙂 Lha sebelum melakukan preview buku teks kan membaca summary (ringkasan) buku tersebut, beserta catatan kecil yang dibuat pada langkah Q dan R).
  5. Test (T).
    Setelah selesai mengaplikasikan P, Q, R, S pada tiap-tiap bab, kemudian tinjaulah semua bahan tersebut. Lihat kembali catatan anda pada langkah P, Q, R, dan S tadi dan ‘tes’ atau uji-lah ingatan anda tentang hal-hal penting.

Hal PENTING yang harus diperhatikan secara teknis ketika mempraktikkan metode PQRST ini (versi lebih lengkap).

Setelah praktek, catat hasil Anda. Selanjutnya, setelah Anda punya jam terbang lumayan menggunakan metode PQRST ini, Anda akan menemukan KUNCI-nya, bahwa metode PQRST ini adalah pada langkah (coba tebak). Makanya praktek dulu..

Ini EVALUASI setelah praktek Metode PQRST (versi lebih lengkap).

Metode “PQRST tingkat lanjut”, yang saya sempurnakan berdasarkan metode pelatihan yang saya lakukan. Sebenarnya bukan “milik PQRST” karena penemu metode PQRST bukan saya. Saya merancang sendiri metode lain, namun sejalan kok dengan metode PQRST ini, sehingga setelah mempraktekkan metode PQRST, akan lebih mudah menggunakan metode saya, yaitu MiracleLearning.

Sekilas tentang MiracleLearning, antara lain, bahwa metode ini kegiatan membaca sudah melibatkan SELURUH FUNGSI OTAK (KIRI – KANAN) dan MEMORI JANGKA PANJANG yang berada di arena BAWAH SADAR dan dilengkapi dengan PENGATURAN PEMETAAN PIKIRAN untuk menstrukturkan di sistem memori otak agar mudah mengaksesnya dan men-ekstraknya kembali dalam bentuk bicara, presentasi, pidato dan sebagainya.

Penulis

W. Edi Kuswandoro

www.MiracleWays.com

Leave a Reply

*