Home / Pendidikan / Mengenal Garis Kontur Pada Peta Topografi

Mengenal Garis Kontur Pada Peta Topografi

Selamat pagi sobat pembaca setia blog HusniCahyaGumilar.com! Pada tulisan kali ini saya akan mencoba sharing sedikit pengetahuan tentang garis kontur pada peta topografi. Peta Topografi adalah peta gambaran rupa bumi. Peta Topografi ini biasa digunakan dalam navigasi darat.

Di bawah ini dapat kamu lihat contoh Peta Topografi Cikajang keluaran BIG (Badan Informasi Geospasial), lembar 1208-623.

Mengenal Garis Kontur Pada Peta Topografi

Pengertian Garis Kontur

Apa itu garis kontur? Garis kontur adalah garis khayal yang menandakan ketinggian. Medan yang berada pada garis kontur yang sama berarti memiliki ketinggian yang sama, sedangkan medan yang lebih tinggi akan berada di dalam garis-garis kontur yang lebih rendah.

Garis kontur ini tidak akan terputus. Garis kontur yang satu dengan lainnya tidak akan saling bersilangan. Pada contoh gambar garis kontur di bawah ini menunjukkan bahwa ketinggian titik B sama dengan titik C dan titik C2 (700 mdpl). Titik A berada lebih tinggi dibanding titik B, C dan C2. Sedangkan titik C1 (550 mdpl) lebih rendah di bandingkan titik A, B, C dan C2.

Mengenal Garis Kontur Pada Peta Topografi

Bentuk Garis Kontur

Kontur muka bumi berbacam-macam, ada yang berupa bebatuan, tanah dan lain sebagainya. Bedanya dapat dilihat dari warna atau bentuk garis kontur yang keterangannya dapat dilihat pada bagian legenda peta itu sendiri.

Selain menunjukkan ketinggian, garis-garis kontur juga menggambarkan kontur medan yang dapat kita baca dari bentuk garisnya. Pada gambar kedua di atas, titik B dan C2 berada di ketinggian yang sama tapi bentuk medannya berbeda. B adalah lembahan, sedangkan C2 adalah punggungan.

Perhatikan bentuk dan maksud garis kontur berikut ini.

Garis Kontur Pada Peta Topografi

Rapat renggangnya garis kontur menunjukkan curam landainya medan. Semakin rapat garis-garis kontur maka menunjukkan medan itu curam. Sebaliknya, semakin renggang garis-garis kontur maka medan itu semakin landai.

Dari gambar kedua di atas dapat kita baca, titik A adalah puncakan, titik B adalah lembahan, titik C, C1 dan C2 adalah punggungan. Titik C1 curam, sedangkan titik C2 landai.

Itulah sedikit penjelasan singkat seputar garis-garis kontur pada peta topografi. Semoga bermanfaat.

About Husni Cahya Gumilar

Tetangga mengenal saya sebagai Guru Honorer, Blogger, Traveler & Web Developer. Dulu saya manis semanis dodol Garut, tapi sekarang imut seimut domba Garut. Ya, orang Garut memang manis dan imut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *