Home / Pendidikan / Membaca Titik Koordinat Geografis Menggunakan Penggaris

Membaca Titik Koordinat Geografis Menggunakan Penggaris

Halo sobat pembaca. Pada tulisan sebelumnya saya sudah membuat ulasan singkat tentang garis kontur. Nah, pada tulisan kali ini saya akan sharing lagi ilmu navigasi darat, yaitu cara membaca titik koordinat geografis menggunakan penggaris.

Apa itu titik koordinat?

Titik koordinat adalah posisi di mana kita, benda atau suatu daerah berada dalam peta. Titik koordinat merupakan titik persinggungan antara garis bujur dan garis lintang. Garis bujur yaitu garis yang membujur dari utara ke selatan, sedangkan garis lintang adalah garis yang melintang sejajar dengan garis katulistiwa.

Perhatikan gambar di bawah ini. Garis A adalah garis bujur, sedangkan garis B adalah garis lintang.

Membaca Titik Koordinat Geografis Menggunakan Penggaris

Penyebutan titik koordinat ada 2 macam, yaitu titik koordinat geografis dan titik koordinat UTM. Pada kesempatan ini saya membatasi hanya pada titik koordinat geografis dengan peta topografi keluaran BIG skala 1:25.000. Untuk pembahasan titik koordinat UTM, akan ditulis pada kesempatan lain.

Cara membaca titik koordinat geografis

Dalam peta topografi terdapat satuan o (derajat), ‘(menit) dan “ (detik). Harga 1o = 60’, sedangkan harga 1’=60”. Setiap lembar peta berada pada derajat yang berbeda, tergantung letak geografisnya. Angka derajat bujur dan derajat lintang setiap lembar peta dapat dilihat pada garis bujur pertama dan lintang pertama, yaitu di sudut kiri atas peta.

Pada contoh kali ini saya menggunakan peta lembar 1208-622 (TARAJU) skala 1:25.000, di mana derajat pada garis bujur timur pertama terbaca 107o, dan derajat pada garis lintang pertama terbaca 07o.

Peta topografi skala 1:25.000, jarak antar garis bujur dan jarak antar garis lintang adalah 30”. Saya coba mengukurnya dengan penggaris (dicari persamaan 1” dengan satuan cm), ternyata 30” = 3,7cm. Maka 1” = 3,7cm : 30”, yaitu 1” = 0,123cm.

Cara membaca titik koordinat pada garis bujur timur yaitu dari kiri ke kanan, dimulai dari derajat, menit lalu detik. Misalnya 107o31’00” BT (dibaca: 107 derajat 31 menit 00 detik bujur timur). Sedangkan membaca titik koordinat pada garis lintang adalah dari atas ke bawah, dimulai dari derajat, menit lalu detik. Misalnya 07o52’30” LS (dibaca: 07 derajat 52 menit 30 detik lintang selatan). Karena titik koordinat merupakan persinggungan/ pertemuan antara garis bujur dan lintang maka penyebutan titik koordinat geografis harus lengkap, seperti 107o31’00” BT 07o52’30” LS.

Latihan

Titik C pada potongan peta lembar 1208-622 di atas berada pada titik koordinat geografis berapa, jika diukur dengan penggaris titik C tersebut berjarak 1,23 cm dari garis bujur timur 31’00”?

Silakan tulis jawaban kamu pada kolom komentar di bawah ini. Jika kamu bisa mengisinya dengan benar, maka dapat menjadi tolok ukur bahwa kamu sudah memahami cara membaca titik koordinat menggunakan penggaris.

Demikian penjelasan singkat cara membaca titik koordinat geografis menggunakan penggaris, semoga bermanfaat.

About Husni Cahya Gumilar

Husni Cahya Gumilar
Blogger Garut, Jawa Barat. Lembur banjar karang pamidangan pituin ti Banjarwangi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *