Home / Pendidikan / Ini Alasannya Anak-Anak Selalu Membuat Puisi Dengan Judul Ibu atau Sahabat

Ini Alasannya Anak-Anak Selalu Membuat Puisi Dengan Judul Ibu atau Sahabat

Dari dulu sampai sekarang, judul puisi yang sering dibuat oleh anak SD sepertinya tidak mengalami perubahan. Kalau Anda seorang guru, coba deh murid-murid kasih tugas membuat sebuah puisi.

Judul apa yang akan mereka buat?

Kalau tidak Ibu, pasti Sahabat. Isinya saja yang berbeda. Betul apa betul?

Ini hampir terjadi di setiap sekolah, di setiap daerah.

Muncul pertanyaan dalam benak saya, mengapa anak-anak kalau buat puisi judulnya selalu Ibu atau Sahabat?

judul puisi ibu dan sahabat karya anak sd
Koleksi kegiatanmasnurmuslich.blogspot.com

Jika dipikir sepintas, seperti tidak ada judul lain saja. Apakah guru cuma mengajarkan tentang ibu dan sahabat?

Tidak!

Lantas?

Anak-anak dikenal sebagai pribadi yang jujur, selalu berkata apa adanya. Dan yang mereka takutkan pada dasarnya hanya dua, dimarahi orang tua (ibu dan ayah) dan tidak diajak main oleh teman-temannya.

Jika dimarahi orang tua, mereka beranggapan pasti tidak akan dikasih uang jajan, tidak dibelikan baju baru atau sepatu baru dan sebagainya. Dan jika tidak diajak main oleh teman-temannya, mereka tidak akan punya teman main akhirnya akan bermain sendiri di rumah.

Kasih sayang seorang ibu dan kehadiran sahabat menjadi sangat penting bagi anak-anak. Tidak jarang anak nakal di sekolah akibat kurang kasih sayang seorang ibu dan perhatian dari teman sebayanya. Akhirnya mereka mencari perhatian lebih dengan cara berbuat nakal, seperti menjahili teman-teman, galak dan sebagainya.

Menurut pengalaman dan pemahaman anak-anak, orang yang paling baik di mata mereka adalah ibu dan sahabatnya. Tidak heran jika guru di sekolah memberinya tugas membuat puisi, si anak membuat judul puisi ibu atau sahabat.

Kenapa tidak ayah?

Karena ayah jarang di rumah, sibuk mencari nafkah yang sebetulnya tidak dipahami oleh anak-anak. Parahnya lagi, ketika ayah ada di rumah sukanya marah-marah dan nyuruh-nyuruh. Nyuruh ini, nyuruh itu.

Tentu tidak semua, ada pula anak yang lebih dekat pada ayahnya dan justru takut oleh ibunya.

About Husni Cahya Gumilar

Husni Cahya Gumilar

Blogger Garut, Jawa Barat. Lembur banjar karang pamidangan pituin ti Banjarwangi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *