Home / Traveling / Dua Tempat Wisata Eksotis di Padang Dengan Kisah Cinta Paling Sedih

Dua Tempat Wisata Eksotis di Padang Dengan Kisah Cinta Paling Sedih

Bukan rahasia lagi, Kota Padang Sumatera Barat punya banyak tempat wisata yang mendunia. Sekadar membuktikannya mudah saja, silakan Anda ketik tempat wisata di Padang pada mesin pencari Google. Hasilnya? Google akan menampilkan 9 tempat wisata di Padang pada bagian atas halaman pertama hasil pencarian dengan menggunakan bahasa Inggris.

tempat-wisata-di-padang-google-search
Screenshot Google search “Tempat Wisata di Padang”

Dari 9 tempat wisata Padang yang mendunia seperti screenshot hasil pencarian di atas, ada satu destinasi yang namanya mengingatkan kita pada uni Minangkabau yang kisahnya melegenda hingga ke mancanegara, yaitu Siti Nurbaya Bridge atau Jembatan Siti Nurbaya.

Siti Nurbaya merupakan tokoh perempuan legendaris dari Ranah Minangkabau. Dalam novel karya Marah Rusli berjudul “Sitti Nurbaya” yang kental dengan nuansa budaya Minangkabau, diceritakan cinta Siti Nurbaya dan Syamsul Bahri diputuskan karena terhalang perjodohan. Syamsul Bahri dipaksa pergi ke Batavia, sementara Siti Nurbaya menikah dengan Datuk Maringgih demi orangtuanya yang terjerat hutang. Siti Nurbaya akhirnya meninggal di tangan Datuk Maringgih, sedangkan Datuk Maringgih sendiri mati di tangan Syamsul Bahri yang kemudian meninggal juga karena terluka parah dalam pertarungan melawan Datuk Maringgih.

Legenda Siti Nurbaya ini menyebar dari Ranah Minang ke seluruh penjuru nusantara, bahkan tembus hingga ke negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia.

Belum lama ini, tepatnya tanggal 7 – 10 September 2016 Kota Padang dibanjiri wisatawan domestik dan turis asing, mereka datang untuk menyaksikan kemeriahan perhelatan akbar Festival Siti Nurbaya 2016

di kawasan Tugu Merpati Perdamaian, Muaro Lasak. Festival Siti Nurbaya sebagai ikon event budaya Padang dimulai pada tahun 2011, kemudian rutin dilaksanakan setiap tahun.

Baca juga: Menengok Sosok Datuk Maringgih di Festival Siti Nurbaya 2016

Nama Siti Nurbaya tidak hanya jadi ikon Kota Padang, tetapi menjadi legenda kebanggaan rakyat Indonesia. Di Kota Padang sendiri nama legend Minangkabau ini diabadikan dalam tempat wisata, yaitu Jembatan Siti Nurbaya dan Taman Siti Nurbaya.

1. Jembatan Siti Nurbaya

tempat-wisata-di-padang-jembatan-siti-nurbaya
Keindahan suasana malam di Jembatan Siti Nurbaya via www.pelangiholiday.com

Jembatan Siti Nurbaya merupakan ikon Kota Padang. Jembatan megah ini menghubungkan pusat kota dengan Seberang Padang, juga menjadi akses menuju Gunung Padang sebagai tempat peristirahatan terakhir Siti Nurbaya dan Syamsul Bahri.

Selain fungsi utamanya sebagai jembatan penghubung antara Kota Tua Padang di Berok Nipah dengan kaki Gunung Padang di seberangnya, Jembatan Siti Nurbaya juga menjadi ikon wisata Kota Padang yang popularitasnya sudah mendunia.

Dilansir dari Wikipedia, Jembatan Siti Nurbaya dibangun sejak tahun 1995 membentang sepanjang 156 meter di atas sungai Batang Arau, Kota Padang. Pembangunan jembatan ini menghabiskan biaya Rp. 19,8 miliar dari ABPN dan ABBD serta dibantu oleh Bank Dunia dan Overseas Economic Cooperation Fund (OECF). Kemudian penggunaannya diresmikan pada tahun 2002 dengan ditandai kehadiran pemeran utama drama televisi Siti Nurbaya yang fenomenal saat itu, Novia Kolopaking (Sitti Nurbaya), HIM Damsyik (Datuk Maringgih) dan Gusti Randa (Syamsul Bahri).

Jembatan Siti Nurbaya menawarkan keindahan pemandangan yang menawan, terutama saat menjelang matahari terbenam. Di situ kita bisa menikmati panorama sunset yang memanjakan mata. Di sekitar jembatan juga dipenuhi oleh para pedagang yang menjajakan aneka kuliner khas Kota Padang yang menggugah selera.

Tidak hanya itu, kita juga dapat menyaksikan pesona Kota Tua Padang seperti jalan Pondok, Niaga, Klenteng hingga Batang Arau yang lokasinya tidak jauh dari Jembatan Siti Nurbaya sehingga sekali merengkuh dayung, dua tiga pulau terlampaui.

2. Taman Siti Nurbaya

tempat-wisata-di-padang-taman-siti-nurbaya
Suasana sejuk di Taman Siti Nurbaya via www.garnesia.com

Taman Siti Nurbaya adalah nama lain dari Taman Gunung Padang. Konon Siti Nurbaya dan Syamsul Bahri dimakamkan di tempat ini. Taman Siti Nurbaya merupakan salah satu tempat wisata di Padang yang sangat indah dengan kisah cinta paling sedih.

Taman Siti Nurbaya berada di puncak bukit muaro Batang Arau atau lebih dikenal sebagai Gunung Padang, berjarak sekitar 500 meter dari Jembatan Siti Nurbaya. Di bukit ini terdapat batu besar dengan diameter sekitar 3 meter yang dipercaya sebagai makam Siti Nurbaya. Untuk sampai ke makam Siti Nurbaya, kita harus berjalan menaiki anak tangga selama kurang lebih 15 menit.

Selain menyimpan kisah sedih, Taman Siti Nurbaya juga menjadi salah satu tempat wisata di Padang yang banyak diminati karena suguhan alamnya sangat mempesona. Taman ini dihiasi pepohonan rindang sehingga suasana di sekitar taman ini menjadi sejuk dan mampu membawa pikiran kita untuk bersantai sejenak.

Di sebelah utara dan timur, kita dapat menikmati indahnya pemandangan Kota Padang dan Jembatan Siti Nurbaya. Di sebelah selatan, terlihat hamparan Pantai Air Manis, Pulau Pisang Kecil dan Pulau Pisang Besar. Bergerak ke sebelah barat, kita dapat melihat birunya Samudera Hindia yang membentang luas sejauh mata memandang.

Itulah dua tempat wisata di Padang yang sangat indah dengan legenda cinta paling sedih. Penasaran dengan keindahannya? Yuk datang langsung ke Kota Padang, Sumatera Barat.

About Husni Cahya Gumilar

Husni Cahya Gumilar

Blogger Garut, Jawa Barat. Lembur banjar karang pamidangan pituin ti Banjarwangi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *