Cara Mengurus Murid yang Tidak Terdaftar Dalam DNT UN

Cara Mengurus Murid yang Tidak Terdaftar Dalam DNT UN – Ujian Nasional merupakan ujian akhir bagi peserta didik kelas 6 SD/MI/Paket A, kelas 9 SMP/MTs/SMPLB/Paket B dan kelas 12 SMA/SMK/MA/Paket C pada mata pelajaran tertentu sesuai jenjang dan jurusan, soalnya berstandar nasional yang dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan

Berbagai persiapan menghadapi UN biasanya sudah dipersiapkan jauh-jauh hari sebelum pelaksanaan Ujian Nasional. Misalnya mengadakan jam pelajaran tambahan (les) bagi murid kelas 6 SD, kelas 9 SMP dan kelas 12 SMA/sederajat.

Silakan download

  1. Pos dan Kisi-Kisi UN Jenjang MTs dan MA Tahun Pelajaran 2015/2016
  2. Pos dan Kisi-Kisi UAMBN Jenjang MTs dan MA Tahun Pelajaran 2015/2016

Selain itu, pihak sekolah melalui operator sekolah masing-masing sudah mempersiapkan data peserta didik untuk pendataan peserta Ujian Nasional.

Kendati begitu, kesalahan dan kekeliruan mungkin saja terjadi. Entah kesalahan nama, tanggal lahir peserta didik, atau bisa saja murid tidak tercatat dalam DNT (daftar nama tetap) UN.

Biasanya, sebelum keluar DNT Peserta UN, sekolah akan menerima salinan Daftar Nama Sementara (DNS) peserta UN dari Dinas Pendidikan atau Mapenda Kementerian Agama kabupaten/kota masing-masing.

Operator sekolah bisa mengecek ulang data siswa, jika terjadi kesalahan data atau ada murid yang tidak tercatat dalam DNS bisa segera menghubungi kantor Dinas Pendidikan atau Kementerian Agama untuk perbaikan data siswa.

Cara Mengurus Murid yang Terlewat Dalam Daftar Nama Tetap (DNT) UN

Namanya juga manusia, tempat khilaf dan salah. Walaupun sudah dicek beberapa kali, tidak menutup kemungkinan masih ada data siswa yang salah atau murid terlewat didaftarkan. Sehingga ketika DNT keluar, ada satu atau dua murd yang tidak terdaftar sehingga murid yang bersangkutan terancam tidak bisa mengikuti Ujian Nasional.

Kasihan kan, selama 3 tahun belajar, pada waktunya ujian akhir tidak bisa ikut. Selain itu, reputasi sekolah juga dipertaruhkan. Belum lagi harus menghadapi komplen dari orang tua murid.

Untuk kasus seperti ini, saya punya sedikit pengalaman. Kejadiannya memang sudah beberapa tahun lalu, namun siapa tahu pengalaman saya bisa menjadi solusi untuk mengurus murid yang tidak tercatat dalam DNT UN.

Saat itu, ada 2 murid di sekolah saya yang tidak terdaftar dalam DNT. Padahal dua murid tadi benar-benar ada dan mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan rajin dari kelas 7. Bahkan murid-murid itu bisa dibilang murid paling aktif di sekolah.

Karena sekolah saya dibawah naungan Kemenag, saya coba menghubungi kantor Kementerian Agama dan KKM (Kelompok Kerja Madrasah). Namun kantor KKM dan Kemenag Kabupaten tidak bisa memberi solusi, sebab sudah keluar DNT dan waktu ujian nasional tinggal sebulan lagi.

Mereka menyarankan untuk menghubungi Dinas Pendidikan. Namun Dinas Pendidikan Kabupaten pun sama, tidak bisa menyelesaikan masalah tersebut. Pihak Dinas Kabupaten merekomendasikan untuk menghubungi Dinas Pendidikan Provinsi.

Akhirnya saya ditemani 3 orang guru lainnya berangkat ke Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat untuk mengurus murid yang terlewat dalam DNT UN.

Di Kantor Disdik Provinsi, kami diminta fotokopi raport murid yang tidak terdaftar sebagai peserta UN dan surat pernyataan kepala sekolah di atas materai yang menyatakan bahwa murid tersebut benar berstatus sebagai peserta didik di sekolah kami.

Saat itu juga, DNT diperbaiki oleh petugas Disdik Provinsi. Dan akhirnya, kami pulang dengan hati lega karena murid yang terlewat tadi bisa ikut Ujian Nasional bersama murid-murid lainnya.

Demikianlah pengalaman cara mengurus murid yang terlewat dalam DNT Ujian Nasional. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

*