Home / Ilmu Sipil / Cara Menghitung Luas, Volume, Kebutuhan Semen dan Pasir Untuk Pelesteran Dinding

Cara Menghitung Luas, Volume, Kebutuhan Semen dan Pasir Untuk Pelesteran Dinding

Cara menghitung luas, volume, kebutuhan semen dan pasir untuk pelesteran dinding – Setelah sebelumnya belajar menghitung volume dan kebutuhan bahan pasangan bata, kali ini kita akan belajar cara menghitung volume dan kebutuhan material bahan pekerjaan pelesteran dinding.

Volume pelesteran dinding bisa dihitung dalam satuan meter persegi (m2) atau meter kubik (m3), tergantung situasi dan kondisi.

Rumus perhitungan luas dan volume pelesteran dinding

Contoh soal:

Pekerjaan pelesteran dinding bata, dengan panjang 100 m, tinggi 1 m, tebal 1,5 cm. Hitung volume dan bahan material yang dibutuhkan untuk pekerjaan pelesteran dinding tersebut!

Jawab:

Sebelum menghitung volume, kita harus menghitung luas penampang dinding terlebih dahulu menggunakan rumus panjang x tinggi.

Luas penampang dinding bata = 100 m x 1 m = 100 m2

Cara menghitung luas pelesteran dalam satuan m2 dengan rumus luas dinding x 2 sisi, yakni sisi bagian luar dan bagian dalam.

Luas pelesteran dinding (m2) = 100 m x 2 = 200 m2

Sedangkan untuk menghitung volume pekerjaan pelesteran dalam satuan m3 adalah luas pelesteran x tebal.

Volume pelesteran dinding bata = 200 m2 x 0,015 m = 3 m3

Jadi luas pelesteran dinding batu bata sepanjang 100 m, tinggi 1 m dan tebal 1,5 cm adalah  200 m2 dan volumenya dalah 3 m3.

Cara menghitung kebutuhan semen dan pasir pasang pekerjaan pelesteran dinding

>> Plesteran 1 PC : 4 PP, tebal 15 mm

Sesuai dengan peraturan SNI 2008, kebutuhan semen dan pasir untuk pekerjaan plesteran tembok seluas 1 m2 adalah semen (PC) 6,24 kg dan pasir pasang (PP) 0,024 m3.

Misalnya luas tembok yang akan dipelester 200 m2, maka kebutuhan bahan materialnya adalah:

Keutuhan semen = 200 m2 x 6,24 kg = 1.248 kg

Kebutuhan pasir pasang = 200 x 0,024 m3 = 4,8 m3

Berat semen per sak semen terdiri dari 2 macam, ada yang 40 kg per sak ada juga yang 50 kg. Untuk menghitung berapa jumlah zak semen, caranya membagi kebutuhan semen dengan berat semen per sak.

Dari hasil perhitungan di atas diperoleh:

Zak semen 50 Kg = 1.248 : 50 = 24,96 (dibulatkan 25 sak)

Zak semen 40 kg = 1.248 : 40 = 31,2 (dibulatkan 31 sak)

>> Plesteran 1 PC : 5 PP, tebal 15 mm

Sesuai dengan peraturan SNI 2008, untuk mengerjakan plesteran 1 PC : 5 PP, tebal 15 mm seluas 1 m2 membutuhkan semen (PC) 5,18 kg dan pasir pasang (PP) 0,026 m3.

Misalnya luas tembok yang akan dipelester 200 m2, maka kebutuhan bahan materialnya adalah:

Keutuhan semen = 200 m2 x 5,18 kg = 1.036 kg

Kebutuhan pasir pasang = 200 x 0,026 m3 = 5,2 m3

Dari hasil perhitungan di atas diperoleh:

Zak semen 50 Kg = 1.036 : 50 = 20,72 (dibulatkan 21 sak)

Zak semen 40 kg = 1.036 : 40 = 25,9 (dibulatkan 26 sak)

>> Plesteran 1 PC : 6 PP, tebal 15 mm

Sesuai dengan peraturan SNI 2008, untuk mengerjakan plesteran 1 PC : 5 PP, tebal 15 mm seluas 1 m2 membutuhkan semen (PC) 4,42 kg dan pasir pasang (PP) 0,027 m3.

Misalnya luas tembok yang akan dipelester 200 m2, maka kebutuhan bahan materialnya adalah:

Keutuhan semen = 200 m2 x 5,18 kg = 884 kg

Kebutuhan pasir pasang = 200 x 0,026 m3 = 5,4 m3

Dari hasil perhitungan di atas diperoleh:

Zak semen 50 Kg = 884 : 50 = 17,68 (dibulatkan 18 sak)

Zak semen 40 kg = 884 : 40 = 22,1 (dibulatkan 22 sak)

Demikianlah cara menghitung luas, volume, bahan material semen dan pasir pasang untuk pekerjaan pelester tembok dinding bata. Semoga bermanfaat.

About Husni Cahya Gumilar

Tetangga mengenal saya sebagai Guru Honorer, Blogger, Traveler & Web Developer. Dulu saya manis semanis dodol Garut, tapi sekarang imut seimut domba Garut. Ya, orang Garut memang manis dan imut.

4 comments

  1. Selamat Siang

    Kebetulan kantor mau ngecor jalan pakai besi 12mm dengan luas sbb :
    Panjang x lebar

    1. 27,5 m x 3, 4 m
    2. 17 m x 7 m
    3. 12 m x 3,2 m

    Berapakah kebutuhan material dgn komposisi 1:2:3…?
    terima kasih atas pencerahannya…
    Salam

  2. koko m bangun

    Salam..sukses..
    Ikut belajar aja..

  3. Gan mau nanya nih. Beda nya plesteran perbandingan 1PC : 4 PP dengan 1PC : 5 PP apa ya? Makasih ya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *