Home / Pendidikan / 2 Tips Nyeleneh untuk Menghentikan Kebiasaan Mencontek Pada Anak

2 Tips Nyeleneh untuk Menghentikan Kebiasaan Mencontek Pada Anak

Tips Menghentikan Kebiasaan Mencontek Pada Anak – Perilaku anak sekolah yang suka mencontek sebetulnya tidak terlepas dari peran guru dan orang tua. Bisa jadi karena perlakuan kita yang salah terhadap anak, mengakibatkan anak menjadi pencontek ulung. Akhirnya ia tumbuh menjadi orang yang kurang percaya diri dan selalu menggantungkan hidup pada orang lain, bahkan lebih parah lagi ia jadi punya mental korup.

menghentikan kebiasaan mencontek pada anak

Seburuk itukah dampak dari kebiasaan mencontek?

Bisa iya, karena pada dasarnya mencontek adalah tindakan tidak sportif, bohong dan mengambil hak orang lain.

Coba perhatikan ilustrasi di bawah ini

Si A adalah teman sebangku si B, ketika ulangan harian berlangsung si A tidak bisa menyelesaikan soal, ia coba minta jawaban pada si B namun si B tidak mau ngasih. Akhirnya karena tidak mau nilai jelek, diam-diam tanpa pengetahuan si B, si A mencontek jawaban dari si B.

Dari ilustrasi tersebut bisa disimpulkan bahwa perilaku mencontek adalah pencurian kekayaan intelektual orang lain dan membohongi dirinya sendiri. Kalau perilaku itu terus dibiarkan dan melekat pada diri anak, dikhawatirkan dapat berdampak buruk di masa depannya kelak.

Nah, untuk mencoba menghentikan kebiasaan mencontek pada anak, Anda bisa coba tips-tips berikut ini.

Tips menghentikan kebiasaan mencontek pada anak

#1. Berikan pemahaman yang benar

Untuk mencegah agak anak tidak suka mencontek, baik orang tua atau guru harus memberikan pemahaman yang benar pada anak. Misalnya menjelaskan bahwa tujuan kita sekolah bukan untuk memperoleh nilai rapot besar atau menjadi ranking 1 di sekolah tetapi agar kita punya kemampuan dan keahlian. Percuma saja nilai besar tapi tidak bisa apa-apa karena yang dibutuhkan dapat hidup nanti bukan nilai rapot, tapi keahlian dan kejujuran.

Baca : 5 Ciri Orang Sukses yang Harus Kamu Tahu!

#2. Berikan apresiasi atas kejujuran anak

Guru dan orang tua harus menerima perolehan nilai anak apa adanya. Bukan dimarahi atau diolok-olok, tetapi disupport untuk lebih baik. Misalnya Anda bisa mengatakan “Bapak bangga dengan nilai 0 (nol) kamu. Bapak berharap kamu bisa mendapat nilai 10, tapi bukan hasil nyontek”.

Atau jika Anda seorang guru, jangan paksa anak untuk mengisi jawaban. Biarkan anak bersikap jujur. Misalnya “Daripada kalian mencontek, lebih baik isi saja jawabannya dengan “maaf saya tidak tahu”, Bapak akan menghargai kejujuran kalian”.

Dengan demikian, si anak tidak akan merasa tertekan untuk mendapat nilai besar, tetapi sebaliknya dia menjadi malu dan merasa tertantang, masa tiap soal jawabannya “maaf saya tidak tahu” semua.

Dengan tips ini, guru juga bisa menganalisa murid mana yang sungguh-sungguh dan murid mana yang tidak peduli dengan dirinya. Ini bisa dijadikan bahan untuk memberikan bimbingan terhadap anak.

Demikianlah tips untuk menghentikan kebiasaan mencontek pada anak, semoga tips nyeleneh ini bermanfaat. Jika Anda punya tips lain, silakan tambahkan pada kolom komentar. Terima kasih.

About Husni Cahya Gumilar

Tetangga mengenal saya sebagai Guru Honorer, Blogger, Traveler & Web Developer. Dulu saya manis semanis dodol Garut, tapi sekarang imut seimut domba Garut. Ya, orang Garut memang manis dan imut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *